Langsung ke konten utama

Postingan

Call It as Love

Halo guys! Kali ini aku mau nge-share about DoItYourself, especially wall decoration. Yups! Kalian bisa menghiasi kamar kalian, kamar kos, dll. Sesuai dengan judul di atas, kali ini kita akan membuat sesuatu yang berhubungan dengan bentuk hati atau love, like... I think it is cute and pretty cool ya...  Dan itu seratus persen dari kertas. Klo bosen atau rusak, kalian bisa tinggal ambil trus buang aja. trus buat yang baru lagi deh wkwk... Buat lebih lanjut, kita liat alat dan bahanya: Gunting Solasi/double tip Kertas lipat/kertas origami bermotif Pola hati Pensil Kertas setebal buffalo Untuk kertas lipat bermotif itu, aku beli merknya SIDU. Kertasnya bagus dan motifnya beragam. Otherwise, di balik motif-motif itu, kertasnya bakal warna polos, tergantung gitu. Tapi aku mengambil motif diamond ungu itu karena di baliknya warnanya pink cerah yang cocok sama dinding aku. Let's go to the next step: Dalam satu lembar kertas lipat, lipat tenga...

Ops

Cuman kasih tahu sesuatu bahwa mulai sekarang, aku akan kembali ke blog ini untuk menulis. Yeay! For starting my career, and I think it's good. Yeah. Oke... itu aja. Intinya I'm back.. I love you,

My 18

Jam weker berbunyi tidak pada waktunya. Tentu saja mengundang kecurigaan untuk hari yang sedikit kulupakan setelah membuka kedua mataku. Hm... ini cukup wajar, mengingat bahwa sekarang adalah hari kebebasanku. Matahari tidak bisa masuk ke dalam kamarku pada pagi hari. Semuanya tertutup rapat oleh dinding lapis baja yang dibangun sejak papaku belum dilahirkan. Kini aku menempati kamar bekas papaku dulu yang memiliki sebuah beranda kamar menghadap ke barat. Oleh sebab itu, aku tidak bisa merasakan hangatnya mentari pagi. Tetapi aku selalu mendapatkan pemandangan matahari tenggelam. Itu adalah yang terbaik. Memang tidak apa-apa jika aku membuka kedua mataku di pagi hari. Tapi aku bisa melihat cahaya di kejauhan sana. Itu adalah sinar matahari yang menyinari pohon-pohon. Cahaya selalu terpantul masuk ke dalam kedua mataku. Tetapi, kini tidak sama sekali. Sejak umurku tujuh tahun, aku sudah dilatih latihan fisik militer ringan. Salah satu di antaranya adalah kemampuanku sendiri. Well...