Langsung ke konten utama

Postingan

Without Him

aku langsung loncat jauh banget dari sebelum yang aku posting tentang FADE ku. ehm... ngomong-ngomong bagaimana keadaannya jika aku loncatin begini, pasti pada bingung tapi aku tidak. Oke, mengapa aku posting ini, aku mosting ini karena aku suka kata-katanya, siapa dirinya? Tanpa dirinya... apakah hidupku bahagia? Alicia telah berada di ruang kerja papanya hanya duduk di kursi dimana itu berada di ujung ruangan. Perjalannya memang tidak mulus, ia benci naik pesawat. Ia sudah memikirkan itu sudah lama tapi, ia telah dipaksa. Walaupun begitu, ia akhirnya tidak akan kesepian lagi. Selain itu, Michael yang sudah mengantarkannya dan akan memandunya kali ini. Tapi, Michael sekarang terdapat urusan dengan papanya dan meninggalkan dirinya sendirian di dalam ruangan ini. Pintu di ruangan itu terbuka dan seorang wanita muncul. Kemudian wanita itu menghampirinya lalu memeluknya. Ia adalah mamanya. “Maaf, mama tidak bisa menjemputmu di bandara.”, katanya setelah melepaskan pelukannya. “...

Awal Semester Baru

kali ini beda, bukan FADE lagi lhoh ya. ini itu lanjutannya dari " The Truth of Me " yang ku beri judul Dua Sisi. karena ini belum selesai jadi separo2 dulu aja. ini bagian satunya pada awal semester baru. Aku tak tau apa yang harus aku lakukan lagi. Itu selalu terjadi dengan begitu saja. Itu juga selalu terjadi di saat yang seperti ini. Aku... harus bagaimana Pagi yang gelap... Sepertinya nanti akan hujan. Hari ini langit sudah tertutup dengan awan tebal berwarna abu-abu. Dengan kata lain, aku akan kehujanan saat aku berangkat sekolah nanti. Aku tinggal sendiri sekarang, orang tuaku terdapat pekerjaan di luar kota. Tapi, ada seseorang yang menemaniku. Jika dibilang dia adik, pacar ataupun teman itu adalah salah. Aku tidak memiliki hubungan dengannya apalagi dia sedikit aneh, bagiku... Aku meremas sebuah kertas. Kertas itu berisi pesan dari ibuku yang sudah tidak ada di rumah. Isinya adalah hal yang biasa bagiku. Surat kecil untukku ini sudah menjadi sebuah ...

Obrolan di Toilet ??

aku bingung cari judul khusus bagian ini u,u mungkin obrolan para gadis di toilet tentang cowok atau semacamlah... kebanyakan sih begitu dan pernah nguping juga. hehe... terinspirasi dari toilet titik. Setidaknya itu pengalaman yak, ini juga tidak terlalu buruk lagipula aku kan di dalam toilet dan menggunakan fasilitasnya sedangkan banyak cewek di wastefel di depan cermin benerin make up nya trus kalo udah gosip... itu sih yang sering aku denger di tempat2 umum, bukan di sekolah. toilet skolahku malah kyak toilet rumah sakit yang dibesain khusus cewek maupun cowok. ya begitulah ga enaknya. ga usah bahas toilet lagi kecuali di bawah ini ^^ Hari Sabtu tanggal sebelas Januari, Alicia duduk di bangkunya di kelas. Memakan makan siangnya yang ia bawa sendiri dari rumah. Wajahnya tidak terlihat senang maupun duka, ia tidak terlihat berekspresi. Asiknya ia makan, sampai-sampai tidak menyadari tabletnya berbunyi. Ia terkejut lalu membalikan tubuhnya untuk mengambil tabletnya. Disaat ia meng...

Dengarkan Dirinya

Aku mengambil judul "Dengarkan Dirinya" karena mungkin itu benar. Lebih baik mendengarkan dahulu baru bertindak. Jangan sembrono dan tergesa-gesa akhirnya kesalah pahaman yang muncul. Ini pelajaran juga sih sebnarnya, tapi bagiku ini juga asik jika dijadikan cerita. Xixi... Jam menunjukan pukul lima sore. Alicia duduk di atas ranjangnya menelpon seseorang. Wajahnya masih tampak bahwa ia masih sedih. Bekas air matanya pun masih membekas di kedua pipinya dan matanya. Ia mengambil tisu lalu mengeringkan hidungnya yang dari tadi mengeluarkan ingus karena ia tadi menangis tadi. “Maafkan aku, aku tidak pernah melihatnya marah kepadaku seperti tadi. Sekali lagi aku minta maaf.”, katanya lalu membuang tisu itu ke tempat sampah dengan melemparnya. “Baiklah, terima kasih.” Alicia mematikan ponselnya lalu ia buang  ke atas ranjangnya. Ia memeluk boneka teddy besar yang diberikan Calvin saat ulang tahunnya. Memeluknya sangat erat sehingga sehingga ia dapat meraih tubuhnya sendir...